AKIBAT BANJIR 3.800 WARGA DI CILACAP MENGUNGSI

Posko Markas PMI KabupatenCilacap, Jawa Tengah menyebutkan, terdapat 958 KK atau sekitar3.800 warganya terpaksa mengungsi di Kali Jeruk dan Kawung NgatenLor akibat banjir yang melanda wilayah tersebut.

Banjir melanda dua wilayah kecamatan dan 4 desa di KabupatenCilacap. Posko Markas PMI Kabupaten Cilacap melaporkan bahwa banjirterjadi sejak pukul 01.30 WIB dini hari, Senin (20/9) danmenggenangi Desa Jeruk Legi Wetan dan Jeruk Legi Lor di KecamatanJeruk Legi, kata Kepala Markas PMI Cilacap, Andi Susilo, dalamketerangan PMI, di Jakarta, Selasa (21/9).

Menurutnya, wilayah terparah yang terendam banjir ada di DesaKawung Ngaten Lor di Kecamatan Kawung Ngaten. Bahkan hinggasekarang wilayah ini masih terisolir. Diduga, banjir parah inidipicu oleh curah hujan yang cukup tinggi dan luapan SungaiSerayu.

Dikatakan, hingga Selasa pagi (21/9), tim PMI Kabupaten Cilacapmasih melakukan pendataan di lokasi. Tim kami kembali melakukanasesmen (pendataan) di lokasi untuk menentukan tindakanselanjutnya, katanya.

Pihaknya juga telah menurunkan 15 relawan Satuan PenangananBencana (Satgana) ke lokasi banjir guna membantu evakuasi warga. DiKecamatan Jeruk Legi, PMI kata dia, juga telah membagikan mieinstan dan sembako serta membuka dapur umum di wilayah KawungNganten.

Dapur umum yang dibuka bersama dengan BPBD Cilacap dan pihakPuskesmas ini menyediakan makanan siap santap untuk sarapan danmakan siang kepada 110 KK korban banjir Cilacap yang tinggal dipengungsian, ujarnya.

Selain itu disebutkan, bahwa sejauh ini, PMI juga telahmendistribusi sembako di 3 kecamatan yaitu Kecamatan Kali Jeruk,Kawung Ngaten dan Bantarsari berupa beras 1 kwintal 15 dos mieinstan, 30 kaleng sarden serta family kit dengan jumlah 10paket.

Sementara untuk membantu warga di wilayah tersebut, PMI ProvinsiJawa Tengah menyiagakan tenda, selimut, peralatan keluarga (familykit) dan peralatan kebersihan (hygiene kit) apabila dibutuhkan.Kami siap meluncurkan bantuan logistik jika sewaktu-waktudibutuhkan, kata Kepala bagian Penanggulangan Bencana Markas PMIJawa Tengah, Dwi Handoko.

Berdasarkan laporan tim PMI Kabupaten Cilacap, lokasi banjir diKecamatan Kawung Ngaten dapat ditembus dengan menggunakan perahu.Ketinggian air di lokasi tersebut dilaporkan cukup tinggi yaitusekitar 1,5 meter. Sementara itu, cuaca hingga kini masih mendungdan berpotensi hujan. Untuk itu, PMI Kabupaten Cilacap juga telahmengimbau warga yang tinggal di lokasi banjir untuk waspada.(T.Jul)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: